Jakarta Hari Ini: 07 Februari 2020

Revitalisasi Monas lanjut, Lokasi Kamera Tilang Elektronik, Kebakaran di Jakarta Barat, dan Aplikasi JAKI.

Hasil Rapat di Setneg, Anies: Revitalisasi Monas Dilanjutkan
"Secara prinsip, konsentrasi di kawasan selatan (Monas) akan diteruskan. Mengapa? Karena sejalan dengan Keppres 25 tahun 1995. Ada penyesuaiannya, yakni penambahan vegetasi," ujar Anies di Sekretariat Negara, Rabu (5/2)
Daftar Lokasi 25 Kamera Tilang Elektronik yang Tersebar di Jakarta
Sistem tilang elektronik tersebut menggunakan basis kamera untuk penindakannya. Kamera E-TLE bisa mendeteksi jenis-jenis pelanggaran lalu lintas. Seperti menerobos lampu lalu lintas, melanggar aturan ganjil genap, dan beberapa pelanggaran lainnya.
Kebakaran di Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta, 06-02-2020
Telah terjadi kebakaran pemukiman di Jalan Kebon Jeruk IV RT. 04 RW. 06 Kelurahan Maphar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat pada hari Kamis 06 Februari 2019 pukul 20.20 WIB [...] 200 orang mengungsi [...] Status per tanggal 07-02-2020 bencana sudah tertanggulangi
Mengenal Fitur JAKI: Aplikasi Layanan Warga DKI Jakarta
JAKI mengedepankan tiga nilai utama yakni integrasi, berorientasi masyarakat dan one-stop service. Integrasi dimaksudkan untuk dapat mengoptimalkan efisiensi dan efektivitas pelayanan masyarakat.

Cara Klaim Asuransi Grab

JakDaily - Baik pengemudi maupun penumpang Grab ditanggung oleh asuransi. Besarnya asuransi bergantung pada layanan yang digunakan. Berdasarkan website Grab,
Tertanggung untuk jenis berikut klaim, hingga batas yang ditentukan sesuai dalam polis asuransi yang berlaku (hingga Rp 130juta untuk penumpang dan pengemudi GrabCar, hingga Rp 25juta untuk pengemudi GrabBike, dan hingga Rp 50juta untuk penumpang GrabBike).
Untuk mengajukan klaim, harus disertai dokumen-dokumen berikut ini:
  • salinan identitas diri 
  • resume medis 
  • kuitansi/ bukti biaya (asli) rumah sakit, 
  • laporan kecelakaan dari kepolisian (jika ada), 
  • bukti pemesanan Grab, dll 
Pengajuan klaim dapat dilakukan paling lambat 30 hari sejak terjadinya kecelakaan. Untuk pengajuan, bisa mengisi formulir ini.

Cara Klaim Asuransi Gojek

JakDaily - Bagi kamu para pengguna Gojek, jika sedang naik GoRide maka otomatis bakal mendapat asuransi secara gratis tanpa membayar biaya premi. Dari keterangan di website Gojek,
Untuk kamu yang sedang dalam perjalanan bersama GoRide, kamu akan secara otomatis mendapatkan manfaat perlindungan asuransi secara gratis tanpa perlu membayar biaya premi polis maupun biaya tambahan lainnya. Seluruh biaya premi menjadi tanggungan Gojek.
Lalu, bagaimana cara mengajukan asuransi Gojek tersebut? Nah, kamu perlu mempersiapkan bukti-bukti berikut ini:
  • nomer pemesanan Gojek
  • foto KTP/identitas diri
  • resume medis
  • kuitansi (asli) biaya rumah sakit
  • laporan kecelakaan dari polisi atau Berita Acara Polisi (BAP)
Batas waktu pengajuan klaim adalah 30 hari sejak terjadinya kecelakaan, cara klaimnya melalui form berikut ini.


Diakali, Jalanan Google Maps Jadi Macet

Ada-ada saja yang dilakukan oleh Simon Weckert ini. Seniman asal Jerman itu membuat macet kondisi jalanan Berlin di Google Maps. Aslinya, tidak ada kemacetan di kota itu.

Simon memanipulasi kondisi lalu lintas dengan menggunakan 99 ponsel bekas. Semua ponsel itu menjalankan aplikasi Google Maps secara bersama-sama. Isengnya, oleh Simon, ponsel-ponsel bekas itu diletakkan di sebuah gerobak sorong, lalu ditarik pelan-pelan dengan berjalan kaki.

Gambar: http://www.simonweckert.com/googlemapshacks.html
Google Maps yang mendeteksi pergerakan ponsel yang lambat akhirnya ketipu juga. Jalanan yang tampak lengang menjadi 'macet' alias berwarna merah di aplikasinya. Berdasarkan keterangan di websitenya:
99 ponsel bekas digerakkan di atas gerobak sorong untuk membuat kemacetan secara virtual di Google Maps. Melalui cara ini, jalanan yang tadinya hijau (lancar) dapat diubah menjadi merah (macet) yang bisa memiliki dampak pada dunia nyata dengan mengarahkan kendaraan untuk melewati rute lain agar menghindari kemacetan.
Berikut cuplikan videonya:

Wah, ternyata Google Maps bisa diakali juga ya.

Cara Melempar Boomerang

Apakah Anda mengira bahwa boomerang itu adanya di film-film dan tak ada di dunia nyata? Jika ya, maka Anda tidak sendirian. Seorang netizen berkata,
Aku benar-benar berpikir boomerang itu hanya tipuan belaka sebelum (melihat video) ini. 


Ternyata begitu caranya. Susah-susah gampang ya melempar boomerang itu.

RUU Pelindungan Data Pribadi

Tanggal 24 Januari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo telah menyurati DPR perihal Naskah Rancangan Undang-Undang tentang Pelindungan Data Pribadi. Apabila RUU tersebut disahkan, maka Indonesia akan menjadi negara ke 127 yang memiliki aturan terkait perlindungan pribadi.

Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan,
Di negara-negara ASEAN saat ini ada 4 negara yang punya GDPR atau UU perlindungan data, yaitu; Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Di dunia telah ada 126 negara yang punya GDPR. Jika selesai, kita akan menjadi negara ke-127 di dunia.
Berdasarkan Katadata, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menerima 5 ribu laporan dari masyarakat berkaitan dengan perlindungan data pribadi sepanjang 2019. Kasus-kasus tersebut berupa perundungan (bullying), pinjaman uang online, hingga jual-beli pekerja seks komersial.

Gambar: Katadata
Naskah Akademik (NA) RUU Pelindungan Data Pribadi tersebut dapat diunduh di situs Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).

Cara Download Thumbnail YouTube

Thumbnail di video YouTube seringkali menarik. Sayangnya, kadang gambarnya tidak terdapat di dalam konten video itu sendiri.

Nah, kali ini JakDaily mencoba mengambil thumbnail YouTube dari konten milik Zach King yang terkenal itu. Misal video di bawah ini yang beralamat di https://www.youtube.com/watch?v=i6SNOwYdH2g


Cara download thumbnail video YouTube-nya mudah. Cukup masukkan alamat video ke https://boingboing.net/features/getthumbs setelah itu, voila, gambar thumbnail YouTube dapat Anda simpan.

Peta Persebaran Virus Corona (2019-nCoV)

Tim dari Center for Systems Science and Engineering, Johns Hopkins University (CSSE JHU) mengembangkan peta persebaran virus corona 2019-nCoV menggunakan ArcGIS.

Sumber: peta CSSE JHU


Peta tersebut memberikan ilustrasi persebaran virus secara real time menggunakan data yang tersedia. Data tersebut berasal dari WHO, CDC, ECDC, China CDC (CCDC), NHC dan DXY.

Tak hanya itu, mereka juga menyediakan data mentah bagi yang tertarik untuk mengolahnya.

Menggambar Peta Jalan secara Online

Ketika jalan-jalan di blognya Kottke, saya menemukan web menarik untuk menggambar peta jalan. Semua jalan di seluruh kota di dunia bisa digambar. Web tersebut menggunakan data dari OpenStreetMap untuk menggambar hasilnya.

Karena sedang berada di Depok, maka saya mencoba membuat peta jalan Kota Depok. Hasilnya seperti di video berikut:


Alat untuk menggambar peta jalan secara online tersebut diberi nama City Roads oleh pembuatnya, Andrei Kashcha.

Virus Corona (2019-nCoV)

Beberapa hari ini, tersiar kabar tentang adanya virus corona baru atau Novel Coronavirus (2019-nCoV).

Virus ini dilaporkan berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok. Awal penemuan virus ini terjadi pada 31 Desember 2019 dan dikonfirmasi oleh pemerintah Tiongkok seminggu kemudian.

Penyebaran virus corona (sumber gambar: WHO)
Berdasarkan laporan WHO (24/01), telah ada 846 kasus terkait virus ini dalam skala global. Menurut mereka,
virus korona adalah jenis zoonosis, artinya virus ini dapat ditularkan dari hewan ke manusia.
Sampai saat ini, virus corona baru tersebut belum memiliki nama, sehingga masih diberi kode 2019-nCoV. 

Beberapa contoh virus corona yang pernah terjadi adalah Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus-virus ini menyerang sistem pernafasan.

Bagaimana cara agar kita tidak tertular virus ini? Ada beberapa panduan dari WHO, seperti:

  • sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air
  • ketika batuk dan bersin, tutup mulut dan hidung menggunakan telapak tangan atau tisu
  • hindari kontak langsung dengan orang yang sedang terkena demam dan batuk 
  • jika terkena demam, batuk, dan susah nafas segera cari pengobatan 
  • hindari makan daging mentah atau yang dimasak setengah matang

Hingga saat ini, Kementrian Kesehatan memastikan belum ada yang terjangkit virus corona baru tersebut di Indonesia.